
JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengungkapkan rencana besar di bidang pendidikan nasional dengan menginstruksikan agar Bahasa Prancis diajarkan di seluruh jenjang pendidikan di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Istana Kepresidenan Élysée di Paris, Kamis (28/5/2026), dalam pertemuannya dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron.
Menurut Prabowo, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda Indonesia menghadapi perkembangan dunia yang semakin kompetitif dan terhubung secara global.
“Melihat perkembangan dunia ke depan, saya sudah menginstruksikan agar semua tingkatan sekolah di Indonesia belajar Bahasa Prancis,” ujar Prabowo.
Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kemampuan bahasa asing para pelajar Indonesia. Selama ini Bahasa Inggris menjadi bahasa asing utama di sekolah, sementara Bahasa Prancis merupakan salah satu bahasa internasional yang digunakan dalam diplomasi, perdagangan, pendidikan, serta berbagai organisasi dunia.
Selain membahas kerja sama pendidikan, kunjungan Prabowo ke Prancis juga menegaskan semakin eratnya hubungan bilateral kedua negara. Bahkan, dalam satu tahun terakhir, Prabowo telah tiga kali mengunjungi Prancis sebagai bagian dari penguatan kerja sama di berbagai sektor.
“Tahun ini saja saya sudah tiga kali ke Prancis. Saya mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa kepada saya dan delegasi Indonesia,” kata Prabowo.
Presiden juga mengingat kembali momen bersejarah saat Indonesia mendapat kehormatan menjadi tamu dalam parade militer Hari Nasional Prancis atau Bastille Day pada 14 Juli 2025.
Menurutnya, undangan tersebut merupakan bentuk penghormatan besar bagi Indonesia di mata dunia internasional.
“Mungkin Indonesia menjadi negara Asia pertama yang ikut dalam defile Hari Nasional Prancis di benua Eropa. Ini merupakan kehormatan yang sangat besar bagi bangsa kita,” ujarnya.
Prabowo menilai hubungan Indonesia dan Prancis saat ini berada pada level terbaik dalam sejarah kerja sama kedua negara. Hubungan yang semakin kuat tersebut diharapkan dapat membuka peluang lebih luas di bidang pendidikan, teknologi, pertahanan, investasi, hingga pertukaran budaya.
Kebijakan pengajaran Bahasa Prancis di sekolah pun dipandang sebagai salah satu langkah nyata untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia agar mampu bersaing dan beradaptasi di era globalisasi yang terus berkembang.
Redaksi

Tidak ada komentar