x

 


Indonesia Produksi 30 Kapal Selam Tanpa Awak, Perkuat Pertahanan Maritim Nasional

waktu baca 2 menit
Jumat, 2 Jan 2026 14:04 56 Merah Putih

Program produksi kapal selam tanpa awak ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Pertahananindustri pertahanan dalam negeri, serta lembaga riset strategis nasional. UUV tersebut dirancang untuk mendukung berbagai operasi, mulai dari pengintaian bawah laut, pemetaan dasar laut, hingga pengawasan wilayah perairan strategis Indonesia.

Menteri Pertahanan menyatakan bahwa pengembangan alutsista berbasis teknologi tanpa awak menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan keamanan modern.
“Kapal selam tanpa awak ini akan meningkatkan kemampuan deteksi dini, pengamanan wilayah laut, serta efisiensi operasi pertahanan,” ujarnya.

Kapal selam tanpa awak produksi dalam negeri tersebut dilengkapi dengan sistem navigasi canggih, sensor sonar, serta kemampuan operasi jarak jauh. Selain untuk kepentingan militer, UUV juga dapat dimanfaatkan untuk misi non-tempur seperti pencarian dan penyelamatan, penelitian kelautan, serta pemantauan infrastruktur bawah laut.

Produksi 30 unit kapal selam tanpa awak ini juga dinilai sebagai tonggak penting dalam kemandirian industri pertahanan nasional. Pemerintah menargetkan peningkatan kandungan lokal serta transfer teknologi agar Indonesia tidak bergantung pada alutsista impor.

Dengan pengembangan teknologi ini, Indonesia diharapkan mampu memperkuat posisi sebagai negara maritim yang memiliki kemampuan pertahanan laut modern dan berdaya saing tinggi di kawasan.

Tim Liputan Khusus

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x