“Polri adalah alat negara yang diberi mandat besar oleh rakyat. Tugas utamanya menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan melindungi seluruh rakyat Indonesia tanpa kecuali,” tegas Presiden Prabowo.
Presiden menilai, kepercayaan publik terhadap Polri adalah modal utama dalam menjaga stabilitas nasional. Oleh karena itu, setiap anggota Polri diminta bekerja dengan penuh integritas, profesionalisme, serta menjunjung tinggi keadilan dan hak asasi manusia.
Menurut Prabowo, negara yang kuat hanya bisa berdiri di atas hukum yang adil dan aparat yang bersih. Ia mengingatkan agar Polri tidak ragu menindak pelanggaran hukum, sekaligus tidak boleh bersikap sewenang-wenang dalam menjalankan kewenangannya.
“Rakyat ingin rasa aman. Rakyat ingin keadilan. Dan itu hanya bisa diwujudkan jika Polri bekerja jujur, berani, dan berpihak pada kebenaran,” ujar Presiden. Sabtu, (03/01/26)
Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya Polri hadir di tengah masyarakat, terutama dalam menjaga keamanan sosial, mencegah konflik, serta mengayomi kelompok kecil dan rentan. Ia meminta pendekatan humanis tetap menjadi roh dalam setiap tugas kepolisian.
Media Merah Putih mencatat, pesan Presiden ini menjadi penegasan bahwa Polri tidak hanya dituntut kuat secara institusi, tetapi juga kokoh secara moral. Di bawah kepemimpinan nasional saat ini, Polri diharapkan mampu menjawab harapan rakyat akan penegakan hukum yang tegas, adil, dan berkeadaban.
“Polri harus menjadi kebanggaan rakyat, bukan sumber ketakutan,” pungkas Presiden Prabowo.
Laporan : Tim Liputan Khusus



Tidak ada komentar