
Merahputih.com ||. Indramayu. Sebulan berlalu, Pelaku Pencurian alat water meter PDAM Tirta Darma Ayu belum juga terungkap dan belum tertangkap oleh Kepolisian.
Perkaranya, masih terus didalami serta tetap bergulir di tahap penyelidikan oleh unit Reskrim Polsek Widasari, Polres Indramayu.
Sehingga masyarakat pun menanti, kasus ini segera diungkap siapa pelakunya, dan apa modusnya.
Pasalnya, dimata publik, pencurian water meter PDAM telah marak terjadi di Kab, Indramayu dan dianggap telah merugikan pelanggan PDAM baik waktu, tenaga maupun materi.
Bahkan masyarakat juga dibuat kesal dengan ulah PERUMDAM Tirta Darma Ayu, yang tidak mau menanggung kerugian, justru sistemnya pun dibuat pelanggan PDAM tetap ganti rugi. Meski ada Surat Laporan pencurian dari Kepolisian.
Kasus pencurian ini, diketahui dan dialami oleh korban bernama Dede (40) warga Desa Kongsi Jaya Kec, Widasari Kab, Indramayu.
Kasusnya, jadi perhatian publik, karena Dia Pelanggan aktif di Perumdam Tirta Darma Ayu. Namun sistem nya telah merugikan pelanggan.
Awal mula kejadian pencurian tersebut terjadi pada hari Kamis (20/08/2026), bulan lalu.
Dia merasa terkejut sejak hari itu, Rabu sore, air dari PDAM tidak mengalir, kemudian besok nya baru diketahui bahwa alat water meternya dicuri maling.
Tak butuh lama hari Kamis, (20/08/2026), ia melapor ke PDAM Cabang Lohbener, namun oleh satpam diarahkannya untuk melapor ke Kepolisian.
Usai dapat Surat Laporan Kehilangan dari Kepolisian di Polsek Widasari, Dede menyerahkan Surat Kehilangan tersebut ke bagian Lapangan, namun justru didapati penjelasan biaya untuk pergantian water meter dan aksesorisnya sebesar 850.000.
.” Tetap Bayar, buat pergantian baru, total 850.000, ada kwitansinya, uang di serahkan ke H.Watno ngaku petugas lapangan, percuma dong Lapor Ke Polisi.” ujarnya
Dede pun berharap kasus pencurian segera diungkap, pasalnya dirinya udah merasa dirugikan baik watu dan materi.
Sementara itu, atas desakan publik, Kapolsek Widasari AKP. Dedi akui belum menerima perkembangan dari Penyidik.
.” Sabar ya, Kasusnya masih ditangani Reskrim, nanti ada SP2HP ko.” Tuturnya
Menurutnya, selain ada kasus pencurian water meter, Polsek Widasari juga sedang menangani kasus pencurian alat alat tukang bangunan. (BD)

Tidak ada komentar